Aceh Besar — Sebagian pelanggan air bersih kerap mengeluhkan penurunan debit atau tekanan aliran air yang mengecil ke rumah saat hari libur (Sabtu dan Minggu).
Menanggapi hal tersebut, Bagian Transmisi dan Distribusi (Trandis) memberikan penjelasan teknis mengenai faktor utama yang memicu dinamika pendistribusian air di lapangan tersebut.
Penyebab utama dari fenomena ini adalah terjadinya lonjakan pemakaian air secara bersamaan (peak load).
Pada hari kerja biasa, pola penggunaan air oleh masyarakat cenderung terbagi dalam jam-jam tertentu, yaitu pagi hari sebelum beraktivitas dan sore hari setelah jam kerja. Namun pada hari libur, mayoritas warga berada di rumah dan melakukan aktivitas domestik—seperti mencuci pakaian, membersihkan rumah, hingga mengisi tempat penampungan—secara serentak sejak pagi hingga siang hari.
Secara teknis hidrolika jaringan, ketika ribuan titik keran pelanggan terbuka secara bersamaan, debit dan tekanan (head) di dalam pipa utama distribusi akan terbagi ke banyak titik penyaluran.
Akibatnya, tekanan air yang sampai ke rumah-rumah pelanggan mengalami penurunan, terutama bagi pemukiman yang berada di kawasan elevasi tinggi atau di ujung jaringan pipa (dead-end).
Guna menjaga kestabilan aliran, Tim Teknis Trandis terus melakukan upaya optimalisasi di lapangan, seperti pengaturan valve (katup) distribusi, rekayasa jaringan, serta penanganan kebocoran secara berkala.
Selain itu, masyarakat imbau untuk mengantisipasi lonjakan pemakaian ini dengan mengisi tandon atau bak penampungan air pada jam-jam pemakaian rendah, seperti pada malam atau dini hari.