ACEH BESAR — Peringatan momen bersejarah gugurnya Pahlawan Nasional Usman Janatin dan Harun Thohir setiap tanggal 18 Oktober menjadi momentum refleksi mendalam bagi jajaran Transmisi dan Distribusi (Trandis) Perumda Tirta Mountala.
Nilai-nilai keberanian, keteguhan sumpah, dan pengorbanan tanpa batas yang ditunjukkan oleh dua prajurit terbaik bangsa tersebut diresapi oleh seluruh personel teknis sebagai inspirasi utama dalam menjalankan tugas pengabdian pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Semangat pantang menyerah yang diwariskan oleh Usman dan Harun ditransformasikan oleh tim Trandis ke dalam etos kerja di lapangan.
Dalam menghadapi berbagai tantangan teknis—mulai dari penanganan pipa bocor di tengah malam, pekerjaan fisik ekstrem di musim hujan, hingga mitigasi risiko kebocoran jaringan—para petugas teknis terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan air tanpa mengenal waktu.
Loyalitas prajurit pertahanan dalam menjaga kedaulatan negara menjadi cermin bagi personel Trandis untuk pantang surut menjaga benteng pelayanan publik.
Melalui peneladanan nilai-nilai kejuangan ini, seluruh jajaran Trandis Tirta Mountala diharapkan senantiasa menjaga soliditas, kedisiplinan, dan integritas dalam bertugas. Pengorbanan suci para pahlawan bangsa menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan.
Semangat patriotisme ini akan terus menyala demi mewujudkan layanan air bersih yang stabil, responsif, dan prima bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.